Prolog Majelis Ilmu Telulikuran Damar Kedathon Edisi #38 – November 2019 “MENEB”

Kita sebagai makhluk sosial, pastinya tidak dapat menghindari hubungan timbal balik dengan orang lain, karena manusia tergantung satu sama lain dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, dalam praktiknya, tidak akan pernah lepas dari dinamika persoalan, benturan pandangan, serta konflik pemikiran, apalagi pada skala yang lebih besar yaitu bernegara.

Hampir setiap hari kita melihat dan menghadapi kekeruhan persoalan-persoalan dalam negeri yang hampir buthek pada semua lini. Kebijakan para pengemban amanah dari rakyat yang ambigu, juga banyak memberatkan rakyat. Padahal kita sedang dalam ancaman resesi ekonomi. Kalau sudah seperti ini, masihkah kita bisa bicara tentang nasionalisme? Dan bagaimanakah cara menyikapinya?

Sebagai orang jawa, kita tidak asing dengan istilah meneb, kata dari bahasa Jawa definisinya juga kontekstual, outputnya adalah jernih, damai, seimbang, bijaksana, dan juga tentram. Disadari atau tidak, kita mungkin pernah mengaplikasikannya dalam hidup. Dan yang bisa mengerti adalah diri kita sendiri, karena wilayahnya ada pada hati.

Mbah Nun pernah mengingatkan betapa penting menjaga hati dalam kondisi bahagia. Tidak boleh berputus asa dengan kasih sayang Allah dalam kondisi apapun, karena wilayah hati adalah kita sendiri sebagai pemegang otoritas suasananya. Dan rasa seperti itu tidak akan dapat dicapai dengan hati yang jauh dari Allah.

Tentunya, dari sampeyans semua pasti memiliki pengalaman meneb dalam hidup, Memilih merenung bila berbuat khilaf, atau mengendapkan suatu persoalan yang sangat kompleks agar nantinya menjadi jernih.

Dulurs, dalam hitungan minggu, maka genaplah 3 tahun perjalanan kita, berhimpun dalam ruang cinta yang bernama Damar Kedhaton. Maka, dengan kesadaran bahwa Damar Kedhaton adalah Kita, berdaya semangat katresnan, payung istiqomah, dan tetap dalam waa ila rabbika farghab, mari hadir sinau bareng dengan gembira, pada :

Selasa, 19 Nopember 2019
Pukul 19.23 WIB
Di Makam Mbah Teguh, Desa. Kramat Inggil Kec. Gresik