Menikmati Jalan, Bukan Tujuan

Menikmati Jalan, Bukan Tujuan (Tadabbur Daur part 4) “Tidakkah engkau tahu bahwa Allah mengetahui apa yang di langit dan di bumi? Sungguh, yang demikian itu sudah terdapat dalam sebuah Kitab …

Syukur Itu Perintah atau Kesadaran?

Syukur Itu Perintah atau Kesadaran? (Cerita 2 Dari Daur Maiyahan Damar Kedhaton, 10 April 2026) Sejak awal hingga menjelang Subuh, suasana Majelis terasa hidup. Obrolan ringan perlahan-lahan menjadi ruang tafakkur …

Di Tengah Noise, Jalan Syukur Ditemukan

Di Tengah Noise, Jalan Syukur Ditemukan (Cerita 1 Dari Daur Maiyahan Damar Kedhaton, 10 April 2026) Siapa sangka, akan ada dua kegiatan yang berlangsung bersamaan hingga menimbulkan “noise”. Cak Fauzi, …

Bismillah, Tapi Nekad

Bismillah, Tapi Nekad (Tadabbur Daur part 3) Sebagai generasi digital, saya melihat adanya kecenderungan yang dilakukan kebanyakan orang, selalu narsis di dunia maya. Apa-apa perlu diunggah. Namun, saya tidak punya …

Jalan yang Punya Nasab

(Merawat Damar Kedhaton Sepanjang Ikhtiar Khalidina Fiha Abada 5) Pertemuan dengan Cak Fauzi pada Kamis malam, 26 Maret 2026, sejatinya berada di luar agenda saya. Saya hanya manut Isal—arek Ngebret …

Tulisan, Realitas, dan Model Berpikir

Tulisan, Realitas, dan Model Berpikir Sabtu, 14 Maret 2026, saya mengawali tulisan esai setelah beberapa hari mengambil jeda. Memberi hak pada tubuh untuk beristirahat. Ada dua sebab yang membuat saya, …