Hujan, Bangbang Wetan, dan Bonus Diskusi Cak Irul: Mlaku ke Dalam Tulisan (5)
Hujan, Bangbang Wetan, dan Bonus Diskusi Cak Irul: Mlaku ke Dalam Tulisan (5) (Jeda di Antara Kaffah Berguru kepada Mbah Nun) CG : “Feb, mene bekne budhal PB..” Saya : …
Hujan, Bangbang Wetan, dan Bonus Diskusi Cak Irul: Mlaku ke Dalam Tulisan (5) (Jeda di Antara Kaffah Berguru kepada Mbah Nun) CG : “Feb, mene bekne budhal PB..” Saya : …
DamPro dan Silaturahmi Energi (Merawat Damar Kedhaton Sepanjang Ikhtiar Khalidina Fiha Abada 2) Sungguh di luar dugaan, “PR” khusus dari Redaktur Maiyah (RedMa), Cak Harianto, menjadi bahan “keresahan” baru bagi …
Mlaku ke Dalam Tulisan (4): Jeda yang Menyelamatkan Diri (Jeda di Antara Kaffah Berguru Kepada Mbah Nun) Aroma kopi menawarkan obat yang paling manjur. Ia memberi hutang rasa untuk melawan …
Belajar Menepi: Mlaku ke Dalam Tulisan (3) (Jeda di Antara Kaffah Berguru kepada Mbah Nun) Saya masih menikmati fase “Jeda di Antara Kaffah Berguru kepada Mbah Nun”. Saya sedang …
Selamat Jalan, Mas Shofie (Merawat Damar Kedhaton Sepanjang Ikhtiar Khalidina Fiha Abada) Entah mengapa, mendadak status WhatsApp dengan nama kontak JMDK Mas Shofie muncul di barisan awal deretan status. Di …
Demi Masa: Mlaku ke Dalam Tulisan (2) (Jeda di Antara Kaffah Berguru kepada Mbah Nun) Tulisan ini tidaklah lahir dari proses perumusan dan pemetaan yang rapi. Ia muncul begitu saja, …
Mlaku ke Dalam Tulisan (Jeda di Antara Kaffah Berguru kepada Mbah Nun) 23 Januari 2026. Mata saya masih terjaga hingga Subuh tiba. Di tanggal yang sama, ada kabar yang membuat …
Jurnalisme, Roso, dan Wilayah Abu-Abu (Part 9 Belum Kaffah Berguru Kepada Mbah Nun) Keresahan ini bermula dari sesuatu yang sebetulnya biasa saja. Tidak heboh. Tidak pula mengejutkan, apalagi viral. Sebuah …
Maiyah yang Bekerja di Dalam Diri Seorang Anak TK (Part 8 Kaffah Berguru Kepada Mbah Nun) Saya terus menulis karena saya belum kaffah berguru kepada Mbah Nun. Semua ini saya …
Belajar Jarak, Menunggu Jeda (Part 7 Belum Kaffah Berguru Kepada Mbah Nun) Maka, kesepian adalah sahabat yang kerap mengepungku dengan kejam. Tidak cukup berhenti pada perkara siapa pasangan masa depan, …