
Senyum ceria tersungging di wajahnya. Tawa riang bahagia meyelimuti di sore yang syahdu. Mata tak lelah memandang mereka berdua. Saling berkejaran bak pembalap saja. Beradu kecepatan menuju garis finis. Walaupun terpaut usia yang cukup jauh, tak mematahkan semangat untuk berkompetisi. Usia hanyalah angka namun semangat dan optimisme menjadikan bahan bakar mereka.
“Ayah, tolong perbaiki rantai saya yang lepas,” tiba-tiba memecah halusinasi saya yang sedang mengamati mereka. Dengan sigap saya berlari ke arah mereka. Saya coba mengamati adakah piranti yang rusak atau tidak pada posisinya. Oh, hanya los saja, mungkin karena kurang diberi pelumas sehingga rantai mudah terlepas dari girnya.
Saya coba mengayuh dengan tangan, ternyata berat juga ya. Hmmm, ini kan ada beberapa roda gigi yang tersusun dari kecil sampai yang besar. Jika gigi depan kecil dihubungkan dengan gigi belakang besar akan ringan dikayuh namun lambat dalam percepatan, tapi mempunyai tenaga yang kuat untuk di tanjakan, tanpa tenaga yang besar untuk mengayuh tanjakan bisa terlampaui. Namun jika gigi depan besar dihubungkan dengan gigi belakang kecil akan menghasilkan kecepatan luar biasa. Tetapi memerlukan tenaga yang kuat untuk mengayuhnya.
Sepertinya sangat relevan juga ya dengan kehidupan. Ada kalanya butuh strategi pelan namun berdaya tenaga kuat. Dan juga ada saat menguras tenaga semaksimal mungkin untuk percepatan.
Tiba-tiba teringat sebuah susunan roda gigi yang sampai saat ini roda gigi paling belakang belum berputar. Gear Googol, yaitu konfigurasi roda gigi yang jumlah giginya mendekati bilangan Googol, yaitu 1 diikuti oleh 100 digit nol di belakangnya.
Wow, luar biasa sekali. Saya berpikir hal kecil yang dilakukan secara kontinyu akan menghasilkan hal yang luar biasa. Mungkin untuk saat ini belum terlihat hasilnya, namun waktu yang akan menjawab dan membuktikan kekuatan yang luar biasa itu.
Ahad, 12 Januari 2025
Nanang Timur
JM Damar Kedhaton tinggal di Kedanyang, Gresik