Ketika Angka 26 Mengubah Arah Tulisan
Ketika Angka 26 Mengubah Arah Tulisan PART 8 (EDISI 9 TAHUN DAMAR KEDHATON GRESIK) Ternyata, tulisan esai yang saya buat untuk menyambut Milad ke-9 Damar Kedhaton tidak bisa berjalan persis …
Ketika Angka 26 Mengubah Arah Tulisan PART 8 (EDISI 9 TAHUN DAMAR KEDHATON GRESIK) Ternyata, tulisan esai yang saya buat untuk menyambut Milad ke-9 Damar Kedhaton tidak bisa berjalan persis …
Membaca Reminisensa dari Pintu Halaman 9 (PART 7 EDISI 9 TAHUN DAMAR KEDHATON) Secara Tak Sengaja. Demikian judul salah satu puisi karya Mas @madno_wk dalam buku terbarunya, Reminisensa. Mungkin Sampeyan …
FINO ALLA FINE: PERJALANAN LAHIR BATIN YANG TAK PERNAH USAI (PART 6 EDISI 9 TAHUN DAMAR KEDHATON) Menjembatani Lahir Menuju Tafakkur Saya masih bertanya-tanya, bolehkah saya menyebut ikut FGD Ekosistem …
Menjembatani Lahir Menuju Tafakkur (PART 5 EDISI 9 TAHUN DAMAR KEDHATON GRESIK) Tak cukup jika hanya belajar mewujudkan bahagia saja, yang tak kalah penting adalah belajar meregulasi kecewa. Mas Sabrang …
Sebelum Ilmu Menjadi Manfaat (Reportase Majelis Ilmu Telulikuran Damar Kedhaton Gresik Edisi ke-107, November 2025) Jumat, (14/11/2025) dini hari terasa dingin di ruang tamu rumah Kamituwa Wak Syuaib, disambut angin …
Empat kolom telah ditulis Febrian. Empat letupan sunyi yang dilempar ke tengah keramaian. Tidak semua orang mendengar. Tidak semua yang mendengar bisa menangkap. Dan tidak semua yang menangkap tahu harus …
Biarkan Tulisan Ini Menemui Takdirnya Sendiri PART 4 (EDISI 9 TAHUN DAMAR KEDHATON GRESIK) 1. Diskusi bareng Lingkar Maiyah UINSA “TULISAN (Tuangkan Lisan Jadi Kenangan)”, Rabu 19 Desember 2018 di …
Puisi Tuhan dan Rumah Keabadian PART 3 (EDISI 9 TAHUN DAMAR KEDHATON GRESIK) Tulisan ini merupakan bentuk ngugemi apa yang pernah disampaikan Abah Hamim Ahmad, dalam pertemuan kedua saya di …
Serpihan Surga di Sisi Pena PART 2 (EDISI 9 TAHUN DAMAR KEDHATON) “Ngreksa Wasita Sinandhi”[1] adalah tema yang menjadi pintu pertama saya masuk ke dalam rumah bernama Damar Kedhaton. …
Dalam kehidupan yang serba cepat ini, kita sering merasa telah meminum air pengetahuan, padahal mungkin hanya meneguk ilmunya tanpa betul-betul menafsirkan makna-maknanya yang tersirat. Mbah Nun, dalam tulisan La Yanfa’, …