Mempersiapkan Qurban Kemerdekaan

Tiba waktunya bagi Damar Kedhaton untuk menetapi aktivitas rutin sinau bareng di tiap bulannya. Kali ini kegiatan Telulikuran putaran ke-22 digelar di lembaga pendidikan, tepatnya di MI Hidayatul Ulum II. Berada di tepi sawah Dusun Pacuh, serta agak jauh dari jalan raya, lokasi tersebut menjanjikan suasana yang anteng dan adem, atmosfer yang kompatibel untuk digelarnya majelis ilmu.

Suasana MI Hidayatul Ulum II saat JMDK melakukan persiapan Telulikuran edisi ke-22

Beberapa JMDK khususnya daerah Balongpanggang telah siaga hadir sejak selepas shalat Ashar. Mereka datang lebih awal guna mempersiapkan kelancaran acara. Langit senja menaungi wajah-wajah sumringah murid MI Hidayatul Ulum II yang sedang melakukan kegiatan pramuka. Setelah kegiatan pramuka berakhir, pemuda setempat langsung menggunakan lapangan untuk memainkan kulit bundar alias sepak bola. Di sela keasyikan pemuda yang sedang bermain bola, ada juga kemesraan beberapa JMDK yg lalu lalang menyelesaikan tugasnya untuk merakit lampu damar kurung, memasang banner, meng-instal sound system, dan mengerjakan hal-hal teknis lainnya. Seolah sedang berbagi ruang kemesraan : antara sepak bola dan persiapan Telulikuran sama-sama jalan.

JMDK dari sekitar Balongpanggang, mempersiapkan Telulikuran edisi ke-22

Spirit “urip sesemutan” tergambar nyata. Mereka bahu membahu melaksanakan tugas tanpa dikomando. JMDK berjalan menggarap PR yang belum selesai sesuai dengan keahlian masing-masing. Adzan maghrib terdengar, bebarengan dengan selesainya persiapan. Satu per satu membubarkan diri kembali ke rumah masing-masing, melepas penat sejenak untuk lekas kembali lagi ke lokasi.

Semoga kesabaran, kekuatan, dan ketelatenan mereka yang mengerjakan berbagai persiapan pra acara mengundang berkah. Dan lalu menuntun jiwa-jiwa mereka menjadi kian dekat pada makna hakiki kemerdekaan, Qurban Kemerdekaan.(kis/ddk)