“Barokahnya Orang Ndesa (Bodoh)”

https://images.app.goo.gl/XLdHX1vpXavmrL168

“Barokahnya Orang Ndesa (Bodoh)”

Dengan penasarannya, ‘araby atau orang Badui (pedalaman Arab) yang sangat mencintai Rasulullah dan senang menghadiri majelis-majelis beliau waktu itu, datang dan bertanya kepada Kanjeng Nabi, “Ya Rasulullah, nanti kalo saya mati yang meng-hisab siapa?”

Rasul menjawab, “Allah.”

“Oh, baguslah kalo begitu,” timpal si Badui sambil berbalik badan meninggalkan Rasulullah. Ia mengayunkan langkah berjalan pulang sambil tersenyum bahagia.

Tiba-tiba Rasulullah heran. Dan dipanggilah Badui, “Wahai ‘araby, kenapa kamu pulang sambil tersenyum bahagia?”

Araby menjawab,”Ya baguslah kalau yang meng-hisab Allah, selama ini hubungan saya dengan Allah baik-baik saja,Ya Rasul.”

Mendengar jawaban araby, Rasulullah memuji, “Faqul hadda ‘araby.(yasudah, ternyata pintar juga kamu itu)”

Melihat cerita Badui, islam adalah agama yang unik. Agama yang berkah serta agama yang rahmatan lil Alamin. Jadi orang alim ketulungan. Jadi Orang bodoh juga ketulungan. Sebab syafaat Rasulullah.

Cerita tersebut telah masyhur di kalangan para ulama. Bahwa sahabat pada waktu itu unik-unik. Dan Kanjeng Nabi pun memuji mereka.

Pernah juga disuatu majelis, Rasulullah bertanya kepada orang Badui yang sebelumnya lancang dengan memotong isi khotbah Rasulullah tentang hari kiamat. Lalu Rasulullah melontarkan tanya, “Ya ‘araby, kamu kok berani tanya kapan kiamat, memang persiapanmu apa?”

Dengan pede-nya Badui menjawab, “Saya ini sholat biasa saja, puasa biasa saja ,zakat biasa saja, tapi saya sangat mencintai engkau,Ya Rasul.”

Rasul menjawab, “Al mar’u ma’a man ahabba. (seseorang akan bersama dengan yang ia cintai)“

Dan cerita itu melegenda keseluruh dunia karena barokahnya orang Badui itu. Sebab waktu itu Kanjeng Nabi berkhotbah di hadapan banyak orang. Sehingga banyak yang mendengar dhawuhbeliau.

Yang dikatakan sahabat (pada jaman nabi) ialah mereka yang percaya dengan Rasulullah dan menyayangi Rasulullah. Begitu juga Rasulullah sangat mencintai mereka.

“Tedjo” Andreanto

JM Damar Kedhaton tinggal di Driyorejo, Gresik.