Sinau Tematik Fiqih Thaharah

Terhadap hal – hal yang kadung rutin dilakukan, acap kali kita mudah merasa baik-baik saja dan aman-aman saja. Ada rasa nyaman yang kerap membelenggu lahirnya inisiatif untuk mempertanyakan kembali ; “sudah tepatkah yang kulakukan ini?”. Biasanya, ujar benak “halah, wis biasane ngene kok!”, menjadi alibi penguat.

Salah satu yang rutin itu ialah bersuci atau thoharoh. Bersuci menjadi hal yang paling mendasar sebelum kita menjalankan ritual ibadah. Saking pentingnya, berbagai rujukan kitab fiqh kerapkali menempatkan bab thoharoh di bagian paling awal.

Salah satu sub bab thoharoh adalah wudhu. Setidaknya lima kali dalam sehari kita berwudhu sebelum sholat fardhu.

Namun, pernahkah kita ambil jeda untuk bertanya pada diri ; apakah tata cara berwudhuku sudah benar? Sudah tepat? Sudahkah sesuai dengan kaidah hukum yang berlaku?

Atau jangan-jangan selama ini, kita semua berwudhu dengan berpatokan hanya pada “Ini yang diajarkan sejak kecil” dan bermodal keyakinan bahwa, “Gusti Pengeran nggak rewel, manungso e ae sing kakean rewel”

Mari melingkar dan mengulas serta menghimpun ilmu pada Sinau Tematik bab “Fiqh Thoharoh” dibarengi Gus Farhat (Ketua FKWS) pada:

 

Sabtu, 26 Juni 2021

Jam 20.00 WIB

Di Musholla Kidang Kuning

Ds. Suci, Kec. Manyar, Gresik