Prolog Majelis Ilmu Telulikuran Damar Kedhaton Edisi #62 – Maret -2022 “Prihatin”

“Otak manusia begitu luasnya, begitu besarnya, begitu tinggi kapasitasnya. Tapi, pintu untuk masuk ke dalam otak itu sangat sempit. Dan, yang paling gampang masuk otak itu rasa sakit. Jadi, kalau ingin otakmu lebih aktif, banyak-banyaklah memasukkan rasa sakit ke dalam dirimu.”  pesan Mbah Nun dalam salah satu video singkat berdurasi satu menit yang dirilis pada akun media sosial resmi caknun.com melalui laman Facebook. https://fb.watch/bMfNChPpDI/

Tentu sudah  tidak  asing  lagi bagi kita semua bahwa, prihatin merupakan salah satu laku atau kebiasaan yang lazim dilakukan oleh masyarakat Jawa. Prihatin dapat juga disebut sebagai tirakat.

Menurut Mbah Nun, teori tersebut bisa disebut sebagai Ngrowot. Ngrowot atau dalam masyarakat Jawa merupakan salah satu bentuk puasa dalam rangka untuk merasakan sakit, lebih tepatnya adalah prihatin. Kesadaran tersebut sudah hampir tidak terjamah oleh masyarakat modern saat ini. Bahkan dapat dipertegas pula, masyarakat modern tidak memercayai sedikit pun akan hal tersebut.

Bahkan  teladan umat manusia-Kanjeng Nabi Muhammad-juga menjalani kehidupan penuh dengan keprihatinan; terlahir sebagai anak yatim, ditinggal ibunda setelah berjalan 6 tahun usianya, wajah dipenuhi darah karena lemparan batu ketika sedang berdakwah, dan luas rumah yang tidak lebih dari 3,5 x 5 meter.

Di tengah budaya modernisasi dalam bungkus globalisasi, yang bertambah tahun selalu saja menawarkan kemudahan demi kemudahan. Mulai dari zaman surat-suratan kertas hingga chattingan whatsapp, banyak pergeseran yang berkembang cukup pesat. Di mana kemudahan kerapkali meninabobokan kesadaran kita akan hikmah dibalik kesulitan.

Ketika keprihatinan menjadi barang mahal, maka bagaimana sikap prihatin dapat kita bangun secara kokoh di tengah gempuran kemudahan demi kemudahan yang terus berkembang?

Sembari menikmati pesatnya perkembangan zaman, mari bersama-sama kita belajar untuk menemukan keprihatinan-keprihatinan dalam model baru dalam Majelis Ilmu Telulikuran Damar Kedhaton edisi ke-62, pada:

Jum’at, 25 Maret 2022

Pukul 20.23 WIB

Di Langgar Pelenggahan Kidang Kuning, Suci Kec.Manyar Kab. Gresik