Serba Rupiah

Sumber : https://images.app.goo.gl/uzEgnFA31cQi6G1j7

Time is Money”, begitu celotehan motivator yang sering terdengar. Terasa sangat miris karena setiap detiknya dirupiahkan, setiap waktu dinominalkan. Yes, itulah yang terjadi di masa kini, cara berpikirnya dan bekerja jika ada keterikatan dengan rupiah.

Penulis tidak pernah menyalahkan segerombolan orang yang ber-mindset hanya uang yang membuat mereka semangat melakukan sebuah aktivitas. Toh kenyataan yang terjadi memang seperti itu. Kita berteduh saja butuh rupiah untuk sewa kontrakan. Mau mandi saja harus rajin bayar PDAM. Mau makan juga beli sayur-mayur di pasar. Bahkan saat menikah dan mati pun masih saja bertemu dengan nominal. Yang terbaru kini oksigen juga dijadikan bahan pengais rupiah. Jelas tidak salah jika segerombolan orang menyatakan dan sepakat dengan “Time is Money” karena tidak ada yang gratis di jagat ini.

Gelombang arus zaman telah merubah keasrian manusia. Vibrasinya membuat setiap karya harus dinominalkan. Di tengah samudra kehidupan fana, uang sangat menggoda untuk dimiliki bahkan dijadikan pijakan ketika melangkah. Mungkin hampir musnah beberapa orang yang tidak bergantung dengan uang, orang yang secara tulus melakukan tindakan dengan free, cuma-cuma, tidak bersyarat.

Memang sulit menemukan orang-orang tulus itu, namun pasti ada ; misalnya di lingkup keluarga kita. Orang yang secara tulus ikhlas tak lain ialah kedua orangtua kita. Beliau menyayangimu tanpa batas, menyayangimu tanpa mengharapkan imbalan rupiah, bahkan tidak mengharap balasan apapun. Bahkan dhawuh Guru yang masih teringat di angan penulis ialah “Hanyalah dua orang yang wajib engkau percaya di dunia ini, yaitu; orangtuamu dan guru.”

Waktu kita semakin terbatas. Orangtua kita juga semakin menua. Harapan penulis; jaga, rawat, serta sayangi orangtua selagi masih diberikan kesempatan. Selagi masih diberikan waktu, berbaktilah dengan hati yang ikhlas seperti mereka menyayangi saat engkau masih bayi hingga sekarang. Jangan lupa doakan beliau setiap engkau mengingatnya, beliaulah salah satu jimat yang paling ampuh bagi hidupmu, karena ridho Tuhan tergantung pada ridho beliau.

Selamat menemukan orang-orang yang tidak ber-mindset Time Is Money, dan jangan lupa jaga hormon dopamin

 

Warung Kopi, Gresik 30 Januari 2025

Fauzi “Madrim” Effendy

JM Damar Kedhaton, tinggal di Gresik Kota